Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya melakukan kunjungan akademik ke DPRD Jawa Timur, Kamis (11/6/2026). Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa berdiskusi langsung dengan Anggota Komisi E DPRD Jatim, Puguh Wiji Pamungkas.
Sebanyak sekitar 50 mahasiswa yang didampingi dua dosen pengampu hadir dalam kegiatan yang merupakan bagian dari Praktik Kuliah Lapangan (PKL) untuk memahami perspektif kelembagaan dan peran DPRD dalam sistem pemerintahan daerah.
Puguh yang juga Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jatim mengatakan, audiensi berlangsung hangat dan penuh antusiasme. Para mahasiswa aktif menyampaikan pertanyaan, masukan, hingga pandangan kritis terkait berbagai isu pembangunan di Jawa Timur.
“Alhamdulillah hari ini saya berkesempatan menerima kunjungan mahasiswa FISIP Universitas Airlangga Surabaya. Ada sekitar 50 mahasiswa yang didampingi dua dosen pengampu. Mereka berkunjung ke DPRD Jawa Timur dalam rangka Praktik Kuliah Lapangan untuk mengetahui perspektif kelembagaan,” ujar Puguh.
Menurutnya, antusiasme mahasiswa terlihat dari beragam isu yang mereka angkat selama diskusi. Mulai dari ruang partisipasi mahasiswa dalam pembangunan daerah, hak-hak penyandang disabilitas, hingga persoalan ekonomi dan ketenagakerjaan.
“Mereka mengkritisi ruang mahasiswa dalam memberikan sumbangsih pemikiran kepada pemerintah. Selain itu, mereka juga menyoroti bagaimana hak-hak penyandang disabilitas untuk mendapatkan kesempatan kerja, baik di sektor formal maupun informal,” katanya.
Tak hanya itu, mahasiswa juga menaruh perhatian pada laju pertumbuhan ekonomi Jawa Timur, yang merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar kedua di Indonesia. Mereka mempertanyakan bagaimana kekayaan sumber daya yang dimiliki Jawa Timur dapat dioptimalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Isu lain yang turut menjadi perhatian adalah angka pengangguran, ketersediaan lapangan kerja, iklim industri, dan investasi di Jawa Timur.
Puguh mengaku mengapresiasi semangat kritis yang ditunjukkan para mahasiswa. Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam mengawal arah pembangunan daerah melalui gagasan dan pemikiran konstruktif.
“Saya mengapresiasi agenda ini. Saya melihat mereka memiliki semangat dan antusiasme yang luar biasa untuk memberikan sumbangsih terhadap kemajuan dan pembangunan Jawa Timur,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Puguh juga menjawab satu per satu pertanyaan yang diajukan mahasiswa. Diskusi yang berlangsung interaktif itu menjadi ruang pertukaran gagasan antara wakil rakyat dan kalangan akademisi.
Ia menegaskan bahwa DPRD Jawa Timur terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat, khususnya mahasiswa, dalam bentuk kajian maupun rekomendasi kebijakan.
“Saya sampaikan kepada mereka bahwa apa yang dilakukan hari ini adalah tabungan peristiwa bagi masa depan mereka. DPRD Jawa Timur memberikan ruang seluas-luasnya bagi masyarakat, terutama mahasiswa, untuk menyampaikan saran, pemikiran, maupun policy brief terkait berbagai persoalan yang terjadi di Jawa Timur. Tujuannya tentu untuk kemajuan dan pembangunan Jawa Timur yang lebih baik,” tegasnya.
Puguh berharap sinergi antara perguruan tinggi dan lembaga legislatif terus diperkuat sehingga lahir berbagai gagasan inovatif yang dapat menjadi solusi atas tantangan pembangunan di Jawa Timur.{}



