Musibah kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Sumenep, Minggu (2/8/2026), mendapat perhatian serius dari Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur, R. Harisandi Savari.
Selain menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban, legislator PKS itu mendesak pemerintah melakukan investigasi menyeluruh agar tragedi serupa tidak kembali terulang. Ia mengatakan keselamatan penumpang harus menjadi prioritas utama dalam setiap penyelenggaraan transportasi laut.
“Kami turut berduka cita atas korban yang meninggal dunia. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Kami juga berharap proses pencarian korban yang masih hilang dapat dilakukan secara maksimal dengan melibatkan seluruh unsur SAR, TNI AL, Polairud, KSOP, serta instansi terkait,” ujar Harisandi.
Berdasarkan laporan sementara, KMP Mutiara Sentosa 2 yang melayani rute Surabaya-Makassar mengangkut 232 penumpang dan 39 awak kapal. Sebanyak 225 orang berhasil dievakuasi dengan selamat, lima orang dinyatakan meninggal dunia, sementara sejumlah penumpang lainnya masih dalam proses pencarian.
Harisandi menegaskan, pemerintah tidak boleh berhenti pada penanganan pascakejadian semata. Menurutnya, penyebab kebakaran harus diungkap secara tuntas agar menjadi bahan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan pelayaran.
“Musibah ini harus diinvestigasi secara menyeluruh. Evaluasi harus mencakup kelaikan kapal, sistem keselamatan, kesiapan alat pemadam kebakaran, prosedur tanggap darurat, hingga kepatuhan operator terhadap seluruh standar keselamatan pelayaran,” tegas Anggota DPRD Jatim dari dapil Madura itu.
Ia menilai tragedi tersebut harus menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan terhadap seluruh moda transportasi laut yang beroperasi dari pelabuhan-pelabuhan di Jawa Timur.
“Jangan sampai kejadian seperti ini terulang akibat lemahnya pengawasan ataupun kelalaian dalam menerapkan standar keselamatan. Keselamatan penumpang harus menjadi prioritas yang tidak bisa ditawar,” katanya.
Komisi D DPRD Jawa Timur juga menyatakan akan mengawal proses investigasi serta berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Kementerian Perhubungan, dan seluruh instansi terkait agar hasil penyelidikan benar-benar menjadi dasar perbaikan sistem keselamatan pelayaran nasional.
Selain itu, Harisandi meminta seluruh operator kapal penumpang melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap armadanya, meningkatkan kompetensi dan pelatihan awak kapal, serta memastikan seluruh peralatan keselamatan berfungsi dengan baik sebelum kapal diberangkatkan.
“Kepercayaan masyarakat terhadap transportasi laut hanya bisa dijaga apabila aspek keselamatan benar-benar menjadi prioritas utama, bukan sekadar memenuhi persyaratan administratif. Keselamatan penumpang harus menjadi budaya dalam setiap pelayanan transportasi laut,” pungkasnya.
Jika diinginkan untuk media online, judul ini juga sangat kuat: “KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar, Komisi D DPRD Jatim: Jangan Sampai Keselamatan Penumpang Dikalahkan Kelalaian.”{}



