Harisandi Apresiasi Kolaborasi PWI dan Seniman Lokal di Pamekasan, Sebut Pelukis Penjaga Peradaban

Anggota DPRD Jawa Timur, Raden Harisandi Savari mengapresiasi kolaborasi antara Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan dengan pelukis lokal dalam kegiatan Sarasehan Budaya dan Pameran Lukisan yang digelar di Hotel Odaita, Pamekasan, Sabtu (16/5/2026).

Kegiatan yang menghadirkan ruang pertemuan antara insan pers dan pelaku seni itu dinilai menjadi langkah positif dalam menjaga sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya daerah kepada masyarakat luas.

Menurut Harisandi, seni lukis memiliki peran penting dalam merawat identitas budaya dan merekam perjalanan sebuah peradaban.

“Pelukis adalah penjaga peradaban dan kebudayaan. Lewat karya-karyanya, mereka merekam realitas, menjaga nilai-nilai luhur, dan mewariskan identitas budaya kepada generasi mendatang,” ujar Harisandi.

Legislator Fraksi PKS asal Madura itu menilai karya seni bukan sekadar goresan warna di atas kanvas, tetapi juga bagian dari rekam jejak sejarah dan identitas suatu daerah.

Karena itu, ia memandang kegiatan pameran lukisan dan sarasehan budaya seperti ini penting untuk terus dihidupkan, terutama di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi informasi.

Harisandi juga menyoroti pentingnya sinergi antara wartawan dan seniman dalam membangun citra positif daerah. Menurutnya, wartawan melalui kekuatan narasi dan seniman melalui karya visual memiliki peran strategis dalam mengenalkan potensi daerah serta menjaga kearifan lokal.

“Wartawan dan seniman punya peran besar dalam merawat kebudayaan. Jika disinergikan, keduanya bisa menjadi kekuatan untuk memperkenalkan potensi dan identitas daerah ke tingkat yang lebih luas,” katanya.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan dan mampu mendorong berbagai instansi maupun organisasi di Pamekasan untuk ikut memberikan ruang bagi para seniman lokal agar terus berkarya.

“Budaya harus terus dijaga denyutnya. Seniman lokal perlu diberi ruang dan dukungan agar tetap produktif serta mampu menjadi bagian penting dalam menjaga identitas Madura,” tuturnya.

Kegiatan Sarasehan Budaya dan Pameran Lukisan tersebut menjadi ruang apresiasi bagi para pelukis lokal sekaligus ajang memperkuat kolaborasi antara dunia seni, media, dan masyarakat dalam melestarikan budaya daerah.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top