Sekretaris Fraksi PKS DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas, mengajak generasi muda menjadikan nilai-nilai perjuangan santri sebagai pedoman dalam membangun bangsa.
Menurutnya, semangat keikhlasan, keimanan, cinta tanah air, kemandirian, dan integritas sangat relevan untuk menghadapi tantangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan Puguh dalam momentum peringatan Hari Santri Nasional, 22 Oktober 2026. Ia menegaskan, santri bukan sekadar simbol pendidikan keagamaan, melainkan representasi dedikasi dan pengabdian yang telah terbukti memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara.
“Sejarah telah membuktikan bahwa dedikasi para santri turut mengantarkan bangsa ini menuju kemerdekaan dan kedaulatan. Karena itu, nilai-nilai perjuangan santri harus terus kita kuatkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Anggota DPRD Jatim dari dapil Malang Raya ini.
Puguh menilai, di tengah era yang penuh perubahan, ketidakpastian, dan kompleksitas, bangsa Indonesia membutuhkan generasi yang memiliki ketangguhan karakter. Terlebih, Indonesia dan Jawa Timur saat ini memiliki potensi besar dari generasi muda, mulai dari milenial, Generasi Z, hingga Generasi Alpha.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Karena itu, nilai-nilai perjuangan santri perlu menjadi inspirasi bagi anak muda dalam berkarya, mengambil keputusan, dan berkontribusi bagi masyarakat.
“Nilai-nilai keikhlasan dalam perjuangan, keimanan, cinta tanah air, kemandirian, integritas, akhlak mulia, tanggung jawab, serta solidaritas dan ukhuwah Islamiyah sangat penting untuk kita adopsi dalam kehidupan saat ini,” tegasnya.
Selain mengajak generasi muda meneladani semangat santri, Puguh juga menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap pesantren dan para santri di Jawa Timur. Ia menyebut keberadaan ribuan pesantren di provinsi ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter, menjaga moralitas, serta mencetak generasi penerus bangsa.
Puguh berharap, Hari Santri tidak berhenti sebagai peringatan seremonial, tetapi menjadi momentum refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk memberikan kontribusi terbaik sesuai peran masing-masing.
“Pesantren dan para santri harus terus kita dukung agar mampu menjaga nilai moral dan etika serta melahirkan generasi bangsa yang berkualitas. Semangat juang santri harus menjadi acuan kita dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” pungkasnya.{}



