Rencana penataan kawasan Kalimas Timur menjadi koridor wisata oleh Pemerintah Kota Surabaya mendapat sambutan positif dari Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan (Dapil) Surabaya, Lilik Hendarwati.
Ia menilai program tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat, khususnya warga kawasan Ampel yang sejak lama berharap adanya penataan kawasan agar lebih tertib, aman, dan memberi dampak ekonomi bagi warga sekitar.
Lilik mengungkapkan, gagasan penataan kawasan tersebut sebenarnya sudah lama disampaikan masyarakat, bahkan sejak momentum pemilihan gubernur beberapa waktu lalu. Aspirasi itu juga telah ia sampaikan kepada jajaran pemerintah daerah saat kunjungan kampanye di kawasan Ampel.
“Alhamdulillah, ini sesuai dengan yang diminta oleh tamu-tamu dan masyarakat Ampel saat itu. Aspirasi tersebut juga sudah kami sampaikan kepada pihak terkait,” ujar legislator PKS tersebut.
Menurutnya, masyarakat Ampel menginginkan kawasan tersebut tidak hanya dibersihkan, tetapi juga dimanfaatkan secara produktif agar tetap hidup dan ramai, terutama pada malam hari.
Kekhawatiran warga adalah jika kawasan yang sudah ditata justru menjadi sepi dan berpotensi dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan.
“Waktu itu masyarakat mengusulkan agar UMKM digeser atau ditempatkan di kawasan tersebut supaya jalanan tetap ramai dan tidak dimanfaatkan untuk aktivitas yang membahayakan atau transaksi barang yang tidak halal,” jelasnya.
Selain itu, masyarakat juga berharap kawasan Ampel yang dikenal sebagai destinasi wisata religi dapat memperoleh sentuhan penataan yang lebih rapi dan terorganisasi, sehingga dapat menjadi kawasan wisata yang nyaman bagi para peziarah maupun wisatawan.
“Mereka ingin Ampel mendapatkan sentuhan khusus agar lebih rapi dan tidak semrawut sebagai kawasan kota religi dan wisata, seperti konsep penataan kawasan kota tua,” ungkap Lilik.
Diketahui, Pemerintah Kota Surabaya berencana menata kawasan Kalimas Timur sebagai koridor wisata yang terintegrasi dengan kawasan wisata religi Ampel. Penataan ini diharapkan dapat menghadirkan ruang publik yang lebih tertib, aman, dan menarik bagi wisatawan, sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat setempat.
Lilik berharap penataan tersebut benar-benar mampu memberikan manfaat nyata bagi warga, baik dari sisi estetika kota, keamanan kawasan, maupun peningkatan aktivitas ekonomi masyarakat.
“Tentu kami menyambut baik pembangunan dan penataan Kalimas. Apalagi jika sesuai dengan harapan masyarakat setempat. Semoga kota semakin rapi, keamanan terjamin, dan yang paling penting ekonomi masyarakat bisa bergerak semakin menggembirakan,” pungkasnya.{}



