Agus Cah DPRD Jatim Apresiasi Jargon Jogo Omah Kapolda, Tekankan Keamanan Tanggung Jawab Bersama

Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Agus Cahyono, mengapresiasi gagasan Jogo Omah yang diperkenalkan Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono.

Menurutnya, semangat menjaga rumah bersama tersebut dapat memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta ketertiban di Jawa Timur.

Agus menilai, Jogo Omah bukan sekadar jargon keamanan, melainkan pendekatan kultural yang mengajak masyarakat membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama, dimulai dari keluarga hingga lingkungan tempat tinggal.

“Kami di DPRD Jatim, khususnya Komisi A yang membidangi hukum dan pemerintahan, sangat mengapresiasi dan mendukung semangat Jogo Omah yang digagas Bapak Kapolda Jatim. Keamanan daerah tidak akan terwujud maksimal jika hanya mengandalkan kepolisian tanpa partisipasi aktif masyarakat,” ujar Agus.

Legislator PKS asal Trenggalek itu mengatakan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga stabilitas daerah. Kesadaran untuk saling peduli, menjaga lingkungan, dan mencegah potensi gangguan keamanan perlu ditumbuhkan dari lingkup terkecil, yakni keluarga dan tetangga.

Selain aspek keamanan, Agus juga menyoroti pesan Kapolda Jatim mengenai pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dan pencegahan pungutan liar di lingkungan kepolisian. Menurutnya, komitmen tersebut sejalan dengan harapan masyarakat terhadap institusi Polri yang profesional, bersih, dan humanis.

“Pesan beliau agar polisi ‘mengambil hati masyarakat, bukan mengambil harta’ adalah komitmen moral yang luar biasa. Masyarakat berharap Polri semakin humanis, profesional, dan dicintai rakyatnya,” tegasnya.

Agus menambahkan, kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum harus dibangun melalui pelayanan yang tulus, transparan, dan bebas dari praktik pungutan liar.

Karena itu, semangat Jogo Omah perlu diwujudkan tidak hanya dalam ajakan menjaga keamanan, tetapi juga melalui perilaku dan kualitas pelayanan aparat kepada masyarakat.

Sementara itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Dekananto Eko Purwono menegaskan pentingnya menjaga moralitas dan memberikan pelayanan dengan tulus kepada masyarakat. Ia mengingatkan seluruh anggota kepolisian agar tidak melakukan pungutan liar dalam menjalankan tugas.

“Saya selalu menyampaikan kepada seluruh anggota, ambil hati masyarakat, jangan ambil harta masyarakat. Artinya, dalam melaksanakan tugas berikan pelayanan dengan tulus dan ikhlas,” ujar Dekananto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga ketenteraman Jawa Timur secara gotong royong, mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, RT/RW, kecamatan, hingga tingkat provinsi.

Agus berharap semangat tersebut menjadi gerakan bersama yang memperkuat kepercayaan publik sekaligus menciptakan Jawa Timur yang aman, damai, dan kondusif.

“DPRD Jatim siap bersinergi dan mengawal terciptanya Jawa Timur yang aman, damai, dan kondusif sebagai rumah kita bersama,” pungkasnya.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top