HUT ke-832, Anggota Fraksi PKS Dorong Trenggalek Maksimalkan Potensi Alam dan Perkuat Infrastruktur

Kabupaten Trenggalek memasuki usia ke-832 pada 31 Agustus 2026. Momentum tersebut menjadi pengingat sekaligus dorongan bagi seluruh elemen daerah untuk memperkuat kemandirian ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Anggota Fraksi PKS DPRD Jawa Timur dari Dapil 9 yang meliputi Kabupaten Trenggalek, Ponorogo, Pacitan, Magetan, dan Ngawi, menyampaikan harapannya agar Trenggalek semakin maju dengan mengoptimalkan berbagai potensi yang dimiliki.

“Selamat Hari Jadi Kabupaten Trenggalek yang ke-832. Harapannya, semoga Trenggalek semakin meroket, ekonominya maju, masyarakatnya kreatif, dan ekosistemnya terjaga,” ujarnya.

Menurutnya, tantangan pembangunan Trenggalek tidak ringan, terutama di tengah kondisi fiskal daerah yang terbatas. Karena itu, pembangunan tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, pelaku usaha, dan berbagai elemen lainnya menjadi kunci.

Ia mendorong agar potensi ekonomi berbasis sumber daya alam terus dikembangkan, mulai dari kehutanan, kelautan, pertanian, peternakan hingga perkebunan. Di sisi lain, perluasan pasar juga menjadi penting agar produk-produk Trenggalek tidak hanya berputar di pasar lokal.

“Semua elemen, pemerintah, pengusaha, masyarakat, bersama-sama tetap berusaha memajukan dan menyejahterakan Trenggalek dengan memaksimalkan potensi yang ada,” katanya.

Infrastruktur Masih Jadi PR

Selain ekonomi, ia menilai infrastruktur masih menjadi salah satu pekerjaan rumah utama Trenggalek. Hal tersebut juga banyak disampaikan masyarakat ketika dirinya turun langsung ke berbagai wilayah.

Karena itu, ia mendorong Pemkab Trenggalek agar memaksimalkan APBD untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Ketika saya turun di masyarakat di berbagai kegiatan, tetap faktor infrastruktur yang kurang. Harapan kita, pemerintah Kabupaten Trenggalek memaksimalkan APBD untuk kegiatan-kegiatan infrastruktur,” tegasnya.

Tak hanya melalui APBD kabupaten, dirinya bersama anggota legislatif lainnya juga akan berupaya mengadvokasi dukungan anggaran dari tingkat provinsi maupun pemerintah pusat.

“Wakil-wakil rakyat yang ada di Jakarta dari Trenggalek, termasuk saya di Jawa Timur, juga berusaha melakukan advokasi agar anggaran provinsi maupun pusat banyak turun ke Kabupaten Trenggalek untuk membangun infrastruktur,” jelasnya.

Di sisi lain, ia mendorong pelaku usaha lokal menjadi motor penggerak investasi. Pengusaha daerah diharapkan tidak hanya mengembangkan bisnisnya sendiri, tetapi juga mampu membuka jejaring untuk mendatangkan investor dari luar.

Menurutnya, kombinasi antara infrastruktur yang memadai, investasi, kreativitas masyarakat, dan optimalisasi potensi lokal akan menjadi modal penting bagi Trenggalek untuk keluar dari keterbatasan fiskal.

“Harapannya di hari jadi ke-832 ini, Kabupaten Trenggalek semakin mandiri dan masyarakatnya meningkat kesejahteraannya. Semua elemen, pemerintah, tokoh masyarakat, pengusaha, semuanya bersatu padu membangun Kabupaten Trenggalek,” pungkasnya.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top