Tiang Listrik dan Reklame Roboh di Sidoarjo, Harisandi DPRD Jatim Desak Pemprov Audit Total Keamanan Infrastruktur Jalan

Ambruknya tiga tiang listrik dan satu papan reklame besar di Jalan Raya Gilang, Kecamatan Taman, Sidoarjo, pada Jumat (6/3) sore, mendapat perhatian serius dari legislator PKS Jawa Timur, Harisandi Savari.

Insiden yang dipicu hujan deras dan angin kencang tersebut sempat melumpuhkan arus lalu lintas dari arah Mojokerto menuju Surabaya.

​Menanggapi kejadian ini, Anggota Komisi D DPRD Jawa Timur ini mendesak Pemerintah Provinsi dan instansi terkait untuk segera melakukan langkah mitigasi darurat agar kejadian serupa tidak terulang, mengingat cuaca ekstrem masih mengintai wilayah Jawa Timur.

​”Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Meskipun tidak ada korban jiwa, kemacetan parah yang terjadi telah merugikan mobilitas warga dan nadi ekonomi di jalur utama Surabaya-Mojokerto. Saya meminta Dinas PU Bina Marga dan PLN untuk segera menuntaskan evakuasi malam ini juga agar arus lalu lintas kembali normal,” ujar Harisandi.

Sebagai anggota komisi yang membidangi infrastruktur, Harisandi memberikan catatan kritis kepada mitra kerja Komisi D. Ia menekankan bahwa pemeliharaan rutin seharusnya tidak hanya menyasar pada aspal jalan, tetapi juga sarana penunjang seperti tiang penerangan dan papan reklame.

​”Saya mendesak Dinas PU Bina Marga dan Dinas Perhubungan Jatim untuk segera melakukan audit kelayakan konstruksi tiang dan papan reklame di sepanjang jalur provinsi. Kita harus memastikan pondasi konstruksi tersebut masih kuat menahan beban angin kencang. Jangan menunggu jatuh korban baru bertindak,” tegas Bendahara Fraksi PKS Jatim ini.

Harisandi juga menyoroti aspek keselamatan pada papan reklame komersial. Ia meminta pemerintah daerah bersikap tegas terhadap pemilik reklame yang tidak memenuhi spesifikasi teknis keamanan.

​”Pemerintah harus mengevaluasi izin reklame-reklame besar yang ada di bahu jalan. Jika ditemukan konstruksi yang sudah keropos atau tidak sesuai standar, segera bongkar. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas utama di atas kepentingan PAD dari pajak reklame,” tambahnya.

Menutup keterangannya, legislator asal Dapil Madura ini menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara di tengah hujan deras.

​”Cuaca saat ini sulit diprediksi. Kami di Komisi D akan terus mengawal agar Pemprov Jatim lebih proaktif dalam pemeliharaan infrastruktur. Kami ingin memastikan setiap warga yang melintas di jalan raya Jawa Timur merasa aman dan terlindungi,” pungkas Harisandi.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top