Fasilitasi Wisata Religi untuk Tokoh Masyarakat, Puguh Pamungkas Ajak Teladani Perjuangan Wali Songo

Anggota DPRD Jawa Timur dari Daerah Pemilihan Malang Raya, Puguh Wiji Pamungkas, memfasilitasi pemberangkatan wisata religi ziarah Wali Limo bagi para alim ulama, tokoh masyarakat, dan pengurus PKS Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, Minggu (28/12/2025).

Puguh menyampaikan, program wisata religi ini merupakan inisiatif yang telah lama ia gagas sebagai wujud rasa syukur atas keberadaan para waliyullah yang telah meletakkan fondasi dakwah Islam di Nusantara.

Lima dari sembilan makam Wali Songo berada di Jawa Timur, yang menurutnya menjadi kekayaan spiritual sekaligus sejarah yang sangat berharga bagi umat Islam.

“Program ini bukan sekadar perjalanan ziarah, tetapi ikhtiar untuk mengajak masyarakat meneladani dedikasi para wali dalam berdakwah, semangat berislam, serta komitmen mereka dalam membina umat agar semakin dekat kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala,” ujar Puguh.

Legislator PKS ini menegaskan, sebagai wakil rakyat di DPRD Jawa Timur, dirinya merasa memiliki tanggung jawab moral untuk membersamai dan memberikan dukungan nyata terhadap aktivitas para alim ulama dan tokoh masyarakat.

Menurutnya, kebersamaan semacam ini menjadi energi penting dalam menjaga kekuatan sosial dan spiritual di tengah masyarakat.

“Bagi saya pribadi, ini adalah kebahagiaan dan rasa syukur karena bisa ikut memberikan sumbangsih nyata, memfasilitasi kegiatan yang insyaallah penuh keberkahan,” tuturnya.

Lebih jauh, Puguh berharap kegiatan wisata religi ini tidak hanya berdampak pada aspek spiritual peserta, tetapi juga menjadi daya ungkit bagi penguatan ekosistem wisata religi di Jawa Timur. Ia menilai, wisata religi memiliki potensi besar untuk menggerakkan ekonomi umat sekaligus memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pengembangan wisata religi di Jawa Timur, sekaligus memperkuat kohesi sosial dan menghidupkan kembali basis spiritual masyarakat,” katanya.

Di tengah tantangan permisivisme yang kian menguat, Puguh meyakini penguatan spiritual dan keteladanan akhlak para wali menjadi sangat relevan untuk membangun karakter masyarakat.

Hal ini, menurutnya, sejalan dengan visi Jawa Timur menuju terwujudnya masyarakat yang berakhlak mulia.

“Kita berharap nilai-nilai perjuangan Wali Songo terus hidup dan menjadi inspirasi dalam membangun Jawa Timur yang religius, harmonis, dan berkarakter,” pungkasnya.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top