Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Puguh Wiji Pamungkas mengingatkan bahwa tantangan pendidikan di era sekarang semakin berat, bukan hanya bersaing di tingkat lokal atau nasional, tetapi juga dihadapkan pada dampak dan intervensi global. Karena itu, pengawalan dan perhatian terhadap pendidikan anak harus dilakukan secara serius dan konsisten.
Hal itu disampaikan dalam acara Jalan Sehat RA–MI se-Kecamatan Dampit yang digelar di MI Miftahul Mubtadiin Sumberayu, Pamotan, Dampit, Minggu (7/12/2025), berlangsung meriah dengan diikuti lebih dari 1.000 peserta.
Anggota DPRD Jatim dari dapil Malang Raya ini hadir sekaligus membuka acara, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas sinergi seluruh pihak, mulai dari paguyuban RA-MI, guru, yayasan, orang tua, hingga masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa kolaborasi adalah kunci untuk membangun tata kelola pendidikan yang baik.
“Bapak dan Ibu para pengurus yayasan, para guru, orang tua, serta anak-anakku semua memiliki peranan signifikan dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang baik, dalam membentuk generasi yang berdaya saing. Termasuk saya yang bertugas sebagai wakil panjenengan di DPRD Jawa Timur. Mari kita bekerjasama,” ujar legislator PKS itu.
Menurutnya, persaingan hari ini semakin ketat. Semua harus memastikan bahwa anak-anak mendapatkan pendidikan yang terbaik agar mampu bertahan dan unggul.
Dalam kesempatan tersebut, Puguh turut berjalan bersama peserta, didampingi Kepala Desa Pamotan, para guru, orang tua, dan seluruh warga. Ia melihat langsung semangat besar masyarakat untuk tetap menyalakan suluh pendidikan di tengah segala keterbatasan.
“Melihat antusiasme ini membuat saya optimis. Masyarakat kita memiliki kemauan kuat untuk terus memajukan pendidikan,” tutupnya.{}



