Anak Muda Jadi Kunci, Khusnul DPRD Jatim Bangun Ekosistem Pertanian Modern di Desa Lumajang

Upaya mendorong ketahanan pangan berbasis inovasi terus digencarkan oleh Khusnul Khuluk. Legislator Komisi B DPRD Jawa Timur itu menggelar sosialisasi dan pelatihan pertanian modern sekaligus meresmikan Menara Farm & Cafe di Yosowilangun, Kabupaten Lumajang, Minggu (29/3/2026).

Kegiatan ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi simbol kolaborasi antara sektor pertanian, peternakan, dan kreativitas anak muda dalam membangun ekosistem ekonomi baru di pedesaan.

Menurut Khusnul, keterlibatan generasi muda dengan pendekatan teknologi modern menjadi kunci percepatan swasembada pangan nasional.

Ia menilai, transformasi sektor pertanian tidak bisa lagi mengandalkan cara konvensional.

“Peran anak muda dengan sentuhan teknologi modern ini sangat penting. Dengan inovasi, produktivitas bisa meningkat dan harapan menuju swasembada pangan bisa lebih cepat terwujud,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya integrasi antara pertanian dan peternakan sebagai solusi menghadapi tantangan pangan sekaligus persoalan lingkungan.

Sistem terpadu dinilai mampu mengurangi limbah sekaligus meningkatkan efisiensi produksi.

“Keterpaduan antara peternakan dan pertanian itu penting, tidak hanya untuk pangan, tapi juga menjawab persoalan limbah dan pencemaran. Ini menjadi jawaban atas tantangan zaman,” jelasnya.

Tak hanya fokus pada produksi, Khusnul juga mendorong penguatan aspek bisnis melalui konsep Menara Farm & Cafe. Tempat ini dirancang bukan sekadar lokasi usaha, tetapi juga ruang kolaborasi dan pertukaran ide bagi masyarakat, khususnya anak muda.

Ia berharap keberadaan cafe tersebut mampu menjadi pusat aktivitas ekonomi baru yang mendorong kemandirian kelompok usaha. Transparansi pengelolaan keuangan dan kerja sama antar anggota juga menjadi poin penting yang ditekankan.

“Cafe ini bukan hanya tempat nongkrong, tapi juga ruang diskusi dan pengembangan ide. Harapannya bisa menjadi sumber penghasilan dan memperkuat ekonomi anggota,” tambahnya.

Sebagai wakil rakyat dari Daerah Pemilihan Lumajang–Jember, Khusnul melihat potensi besar wilayahnya dalam pengembangan pertanian modern. Dengan dukungan pelatihan, inovasi, dan kolaborasi lintas sektor, ia optimistis daerah bisa menjadi salah satu penopang ketahanan pangan Jawa Timur.

Langkah ini sekaligus menjadi contoh bagaimana sektor pertanian dapat dikemas lebih menarik dan adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan akar utamanya sebagai tulang punggung ekonomi masyarakat.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top