Semeru Meletus, Khusnul Khuluk Desak BPBD Segera Evakuasi Warga Zona Merah

Anggota DPRD Jawa Timur dari dapil Lumajang–Jember, Khusnul Khuluk, mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan evakuasi menyeluruh terhadap warga yang berada di zona merah erupsi Gunung Semeru.

Status gunung tertinggi di Pulau Jawa itu telah dinaikkan ke Level Awas sejak Rabu (19/11) pukul 17.00 WIB, menandakan meningkatnya aktivitas vulkanik dan ancaman bahaya yang mengintai.

Khusnul menegaskan bahwa keselamatan warga harus menjadi prioritas. Ia juga mendorong masyarakat untuk segera berpindah ke titik-titik aman yang sudah disediakan pemerintah.

“Saya mendesak BPBD untuk segera melakukan evakuasi warga di zona merah. Jangan tunggu situasinya makin buruk. Masyarakat harus segera mengungsi sesuai imbauan,” ujar Khusnul.

Menurutnya, terdapat dua kecamatan yang saat ini berada dalam ancaman tertinggi, yaitu Kecamatan Pronojiwo yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Malang, serta Kecamatan Candipuro, terutama Desa Sumberwuluh dan Jogosari. Wilayah-wilayah tersebut diperkirakan menjadi jalur potensi awan panas dan aliran lahar seperti peristiwa sebelumnya.

“Dua kecamatan ini yang kemungkinan besar akan sangat terdampak awan panas. Warga di sana harus segera menjauhi titik-titik berbahaya,” tegasnya.

Khusnul turut menyoroti fenomena warga yang masih nekat mendekati area rawan untuk merekam video atau mengambil gambar dari jarak dekat. Menurutnya, hal ini sangat membahayakan keselamatan diri mereka sendiri dan berpotensi menghambat proses penanganan darurat.

“Masih banyak warga yang justru mendekat untuk mengambil video dari dekat. Tolong hentikan kebiasaan ini. Ini sangat berbahaya. Awan panas itu panasnya luar biasa dan bisa berubah arah kapan saja,” tegas Khusnul.

Ia meminta aparat setempat dan relawan untuk aktif memberikan peringatan dan menghalau warga yang mencoba mendekati zona berbahaya.

Khusnul juga berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur segera menyiapkan kebutuhan darurat bagi warga terdampak erupsi, termasuk logistik, tempat pengungsian, dan dukungan kesehatan. Ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah akan segera merilis daftar kebutuhan utama masyarakat terdampak.

“Harapan saya kepada Pemprov, kalau bantuan memang diperlukan warga, harus segera disiapkan langkah-langkahnya. Insya Allah besok sudah ada rilis terkait apa saja yang dibutuhkan masyarakat, terutama di desa-desa yang paling rentan,” ungkapnya.

Khusnul menutup imbauannya dengan menyerukan agar warga tetap tenang, tidak panik, namun tetap waspada dan mengikuti seluruh instruksi resmi dari petugas di lapangan demi menghindari jatuhnya korban jiwa.{}

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top